<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Nalar hati</title>
	<atom:link href="http://nalarhati.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nalarhati.wordpress.com</link>
	<description>Mencoba memahami hati dengan nalar</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Dec 2008 00:28:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nalarhati.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Nalar hati</title>
		<link>http://nalarhati.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nalarhati.wordpress.com/osd.xml" title="Nalar hati" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nalarhati.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>2009 Tahun Indonesia Kreatif: Blogpreneur 6/100</title>
		<link>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/19/2009-tahun-indonesia-kreatif-blogpreneur-6100/</link>
		<comments>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/19/2009-tahun-indonesia-kreatif-blogpreneur-6100/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 00:28:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nalarhati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[2009]]></category>
		<category><![CDATA[blogpreneur]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nalarhati.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Tidak terlalu lama dari kejadian pelemparan sepatu kepada presiden Amerika G. Bush, suatu perusahaan di Inggris menciptakan game yang mengambarkan Bush untuk ditimpuki dengan sepatu. Awalnya saya melihat game ini dari berita pagi Di SCTV, dengan googling saya menemukan situsnya di sini. Dengan ketrampilan, kreativitas di dunia internet, sebuah moment coba direbut, dan begitulah dunia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=57&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a title="Indonesia Kreatif 2009" href="http://ariyulianto.blogdetik.com/files/2008/12/indonesia_by_pistonbroke1.JPG"><img src="http://ariyulianto.blogdetik.com/files/2008/12/indonesia_by_pistonbroke1.JPG" alt="Indonesia Kreatif 2009" width="422" height="144" /></a></p>
<p align="justify">Tidak terlalu lama dari kejadian pelemparan sepatu kepada presiden Amerika G. Bush, suatu perusahaan di Inggris menciptakan game yang mengambarkan Bush untuk ditimpuki dengan sepatu. Awalnya saya melihat game ini dari berita pagi Di SCTV, dengan googling saya menemukan situsnya <a href="http://www.t-enterprise.co.uk/flashgame/playgame.aspx?id=bushbootcamp">di sini.</a><br />
Dengan ketrampilan, kreativitas di dunia internet, sebuah moment coba direbut, dan begitulah dunia menyaring kehidupan, siapa yang kreatif, siapa yang cepat, siapa yang memberi kepuasan akan menjadi “raja”. Namun mari kita pahami apa itu kreatifitas.<br />
Thomas A Edison pernah berujar” Jenius adalah 99% usaha keras dan 1 % bakat”.  Isac Newton berkata” Jika saya dapat melihat lebih luas dari orang lain, itu karena saya berdiri di pundak raksasa”. Di timur Tzun Zu pernah berucap “Kau adalah apa yang kau pikir, jika pikiranmu luas maka ia tidak terbatasa dalam segala hal”<br />
Kreatifitas tidak begitu saja dianugerahkan kepada manusia yang sekedar mencari fakta, melainkan kepada mereka yang bisa mereka yasa dan memanipulasi  fakta lalu mengkombinasikannya dengan cara baru. Sebagai blogger, ujung jari kita dekat dengan informasi untuk mendapatkan fakta, namun perlu tahap berikutnya untuk kreatif.<br />
Dengan belajar dari orang kreatif yang sukses kita mungkin dapat melacak dan menjajaki pola umum sikap dan metoda kerja mereka.<br />
Kreatifitas menuntut keberanian, harus melepaskan diri dari cara berpikir konvensional. Beresiko memang namun disitulah tantangannya. Namun akan sukar untuk melepas diri dari cara berpikir konvensional karena kita selalu membiarkan diri untuk “mengotomasi” hidup kita, lihat cara anda hidup dari bangun tidur hingga kembali tidur, banyak “otomasi”  yang anda lakukan. Sekali “otomasi “ disemat pikiran menjadi kaku dan menjadi konvensional.<br />
Sebenarnya anak-anak lebih kreatif daripada orang tua, pikirannya yang masih mencari dalam menemukan pola-pola perilaku membuatnya bebas, namun ketika mereka masuk sekolah, mulailah mereka mengenal aturan yang membuat pikiran mereka mengkonvensional, mulai dari jam sekolah, seragam, aturan-aturan sekolah.<br />
Robert Sternberg dari Yale secara ekstensif melakukan penelitian mengenai kreativitas, dia mendifinisikan ada tiga tahap.<br />
Pengertian:  Anda mendefinisikan masalah dengan seksama dan memisahkan data relevan dan tidak relevan. Seperti detektif, anda harus bisa memutuskan mana petunjuk mana yang bukan.<br />
Kombinasi: Anda  mengkombinasikan kembali ide-ide anda dalam suatu cara yang baru.<br />
Bandingkan yang lama dengan yang baru: Anda tidak akan melihat nilai dari gagasan baru jika anda tidak membandingkannya dengan nilai lama, ini membutuhkan kesabaran. Jadi untuk kreatif butuh ketekunan dan kesabaran.<br />
Sulitkan untuk menjadi kreatif?, tergantung, seberapa rela anda melepas ke konvensionalan anda “keluar dari sangkar”, keluar dari kebiasaan lama. Kalau dulu selesai kuliah “mode on” cari kerja, sekarang sebelum lulus kuliah “mode on” jadi blogpreneur.  Untuk penyemangat, tahukah anda bahwa tiga orang jenius di Amerika tidak menyelesaikan kuliahnya dan menjadi pendiri Microsoft, Apple dan Dell.</p>
<p align="justify">Tips<br />
Tahukan postingan rekan anjari kalau bakal ada pertemuan komunitas blogger detik, bergeraklah setapak:<br />
-    Yang merasa mampu jadi Even Organizer angkat tangan, tawarkan diri untuk jadi EOnya<br />
-    Yang merasa punya bakat masak, angkat tangan jadi cateringnya<br />
-    Yang merasa jago photo, angkat tangan jadi fotografer, bawa printer sekalian<br />
-    Yang merasa bakat desain grafis, angkat tangan bikin desain plus kaosnya<br />
Sebuah komunitas bisa menjadi ladang bagi usaha, kalau mau dan tidak malu. Dan karena kita blogger maka kita bisa menyebut diri kita blogpreneur.  Ekonomi berbasis komunitas tidak sulit untuk dijalankan, mau?</p>
<p align="justify">Last but not least<br />
Tahun 2009 nanti Indonesia mencanangkan sebagai tahun “Indonesia kreatif” , be apart  of it, or berdirilah dimuka rumah suci, mintalah sedekah pada orang kreatif  <img class="wp-smiley" src="http://ariyulianto.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" alt="P" /></p>
<p align="justify"><a href="http://ariyulianto.blogdetik.com/" target="_blank">ariyulianto</a></p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nalarhati.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nalarhati.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nalarhati.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nalarhati.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nalarhati.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nalarhati.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nalarhati.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nalarhati.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nalarhati.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nalarhati.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nalarhati.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nalarhati.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nalarhati.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nalarhati.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=57&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/19/2009-tahun-indonesia-kreatif-blogpreneur-6100/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">nalarhati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ariyulianto.blogdetik.com/files/2008/12/indonesia_by_pistonbroke1.JPG" medium="image">
			<media:title type="html">Indonesia Kreatif 2009</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ariyulianto.blogdetik.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" medium="image">
			<media:title type="html">P</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Defender of Kopi Paste</title>
		<link>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/18/the-defender-of-kopi-paste/</link>
		<comments>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/18/the-defender-of-kopi-paste/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 04:14:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nalarhati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[copy]]></category>
		<category><![CDATA[copy paste]]></category>
		<category><![CDATA[passte]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nalarhati.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Disebuah pengadilan dunia maya, sidang hari itu adalah membahas perkara kopi paste, dengan terdakwa tunggal yang dituntut oleh komunitas blogger, sang terdakwa dituduh telah melakukan pelanggaran kopi paste, suatu larangan moral bagi komunitas blooger untuk dilakukan, karena sebagai komunitas yang mapan, maka kopi paste diposisikan sebagai aib, dan jika ada blogger yang melakukannya, maka akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=53&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Disebuah pengadilan dunia maya, sidang hari itu adalah membahas perkara kopi paste, dengan terdakwa tunggal yang dituntut oleh komunitas blogger, sang terdakwa dituduh telah melakukan pelanggaran kopi paste, suatu larangan moral bagi komunitas blooger untuk dilakukan, karena sebagai komunitas yang mapan, maka kopi paste diposisikan sebagai aib, dan jika ada blogger yang melakukannya, maka akan dituntut karena pelanggaran moral tersebut.</p>
<p>=====================</p>
<p>Sidang kali ini masuk pada sesi pembacaan pledoi yang dilakukan oleh pengacara terdakwa, karena terdakwa merasa tidak mengetahui kesalahannya, dan merasa malu karena dituntut jadi perkara pembacaan pledoinya diwakili sepenuhnya oleh pengacara terdakwa.</p>
<p>” Yang mulia para hakim, ijinkanlah saya sebagai pengacara terdakwa membacakan pembelaan atas klien kami, yang tidak mau secara langsung membacakan pembelaan, karena sebagai blogger yang baru saja membuat blog, dia tidak tahu tentang aturan moral yang diagung-agungkan oleh komunitas blogger. untuk mempersingkat waktu langsung saya bacakan pembelaan terdakwa.</p>
<p>Sebagaimana krisis yang dialami oleh dunia ini, saya terkena dampak dari krisis yaitu di PHK, dan sebagai manusia saya berusaha mencari jalan agar bisa mendapatkan pekerjaan saya, dan menghidupi diri saya. Pada suatu hari saya pergi ke warnet, sebab di dunia internet banyak lowongan pekerjaan yang mudah mudahan bisa saya lamar.</p>
<p>Ditengah usaha mencari lowongan pekerjaan saya tertarik dengan artikel untuk membuat blog dan mendapatkan uang dari hasil berbloging, dan untuk itulah saya mendaftarkan diri untuk memiliki blog, saya mendaftar di situs bloging gratisan karena tidak mampu secara finansial untuk membuat blog secara profesional, ditambah dengan pengetahuan saya yang tidak ada dalam masalah blog. Saya coba menguasai bagaimana mengelola blog, hingga pada suatu saat saya sadar bahwa berbloging membutuhkan postingan terus menerus agar dikenal, tidak cuma memasang iklan-iklan yang bisa diklik untuk mendapatkan uang. Dan disitulah keawaman saya.</p>
<p>Karena ingin cepat blog saya penuh dengan postingan, maka saya berusaha membuat postingan. dan karena ketidak mampuan saya dalam menulis, membuat artikel yang menarik serta ketidak tahuan saya, saya mengambil jalan pintas dengan mengambil artikel-artikel di dunia maya ini untuk saya posting ke blog saya dan itulah tuduhan yang diarahkan kepada saya, saya dituduh telah melanggar aturan moral komunitas blogger dengan kopi paste saya.</p>
<p>Awalnya saya merasa tidak ada yang salah dengan kopi paste, bahkan pikiran awam saya berpendapat, kalau itu melanggar hak cipta, kenapa artikel itu ditempatkan di dunia maya, yang mudah siapapun, tidak hanya saya yang melakukan kopi paste, mestinya para pemilik tulisan itu membuatnya menjadi buku saja, agar orang-orang yang melakukan kopi paste bisa dituntut lebih jelas karena memang ada  Undang-Undang Hak Cipta 1987, dan pasal 44 yaitu sanksi bagi pelanggarnya.</p>
<p>Di dunia maya, dimana pornografi, kekerasan, hacking dan virus yang mudah sekali diakses masihkah ada moral yang harus dijunjung tinggi?, karena dunia maya diperuntukkan untuk semua lapisan masyarakat, siapa saja tanpa pandang bulu. Dan kini saya duduk di kursi terdakwa dengan tuduhan kopi paste. itu absurd bagi saya.</p>
<p>Kalau saja saya masih bekerja, dakwaan ini tidak akan dituduhkan kepada saya, saya tidak tahu pasti kini manfaat berbloging, tapi yang jelas berblogging pasti menyita waktu pikiran karena banyak hal yang harus dilakukan untuk tetap eksis di dunia bloging, dan yang pasti jika saya bekerja kembali nanti, dunia blogging akan saya tinggalkan, karena kesejatian saya adalah senang berkumpul dengan teman secara utuh bukan di depan layar monitor.</p>
<p>Yang mulia para hakim, ijinkanlah saya untuk memohon dibebaskan dari semua tuntutan moral oleh komunitas blogger, kalaupun ada kesalahan yang saya buat adalah saya mendaftarkan diri ke situs blog gratisan dan menjadi anggotanya. Disitus itu saya langsung diberikan sebuah blog atas nama saya dan tidak ada aturan moral yang saya harus disetujui terlebih dahulu dalam berblogging. Semuanya diberikan begitu saja, tidak perduli apakah saya bissa mengelola blog saya atau tidak, mirip seperti orang yang diberi mobil namun belum bisa menyetirnya dann terpaksa harus menjalankannya, dan rambu yang saya tabrak katanya rambu moral, walau disana saya tidak melihat jelas rambu itu.</p>
<p>Dan saya mohon kepada para hakim yang mulia untuk memberi arahan kepada komunitas blogger moralis untuk terjun membina blogger-blogger awam seperti saya, mirip seperti orang yang mengajarkan belajar menyetir mobil kepada orang yang baru memiliki mobil, agar mengerti dan memahami rambu berbloging. Bagaimana saya dapat dituduh jika tidak ada yang memberi tahu perkara moral seperti itu.</p>
<p>Para hakim yang mulia, terima kasih atas waktu yang disediakan kepada saya, dan saya berharap para hakim yang mulia dapat memberi keputusan yang adil bagi perkara saya ini. Secepatnya akan saya tutup blog saya, karena saya tidak mendapat kenyamanan dalam berbloging, malah mendapat dakwaan seperti ini. -</p>
<p>Demikianlah surat pembelaan klien kami bacakan dihadapan para hakim yang mulia, agar bisa menjadi pertimbangan yang seadil-adilnya bahwa klien kami  adalah korban dari suatu keadaan, sudah jatuh tertimpa tangga pula, sudah di PHK di dakwa pula sehingga menimbulkan trauma bagi klien kami untuk berbloging</p>
<p>Kepada pengugat, hemat kami, didiklah dulu blogger baru, baru didakwa jika melanggar aturan komunitas, jangan langsung dituduh pelanggaran, karena mereka awam dan tidak tahu apa apa. Para senior di dunia blog, anda berkewajiban untuk mendidik, ingat ilmu tidak akan memberi manfaat jika tidak diajarkan pun untuk masuk surga amalan ilmu itulah tiketnya, bukan ilmunya</p>
<p>apabila ada kesalahan dan ketidaknyaman bagi yang hadir di persidangan ini, kami sebagai pembela terdakwa mohon maaf, terima kasih.”</p>
<p>Hakim mengetok palu tanda agenda sidang hari ini selesai dan akan dibuka minggu depan. Para hakim meninggal kan ruang sidang, begitu pula terdakwa, pengacaranya, penuntut dan penonton yang hadir di ruang itu.</p>
<p>Pintu ruang sidang itu ditutup dan didalamnya kembali sunyi sepi, seperti malam-malam yang lainnya.</p>
<p>=============</p>
<p>Adalah indah jika berbagi, adalah indah untuk bersama, dan adalah indah untuk memaafkan dan saling memberi, setelah itu sunyi.</p>
<p><a href="http://bloggersotoy.blogdetik.com/2008/12/01/jadi-juga-blog-gue-akhirnye/" target="_blank">Bloggersotoy</a></p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nalarhati.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nalarhati.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nalarhati.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nalarhati.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nalarhati.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nalarhati.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nalarhati.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nalarhati.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nalarhati.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nalarhati.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nalarhati.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nalarhati.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nalarhati.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nalarhati.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=53&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/18/the-defender-of-kopi-paste/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">nalarhati</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Blogpreneur: spesies baru pengusaha masa depan 5/100</title>
		<link>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/16/blogpreneur-spesies-baru-pengusaha-masa-depan-5100/</link>
		<comments>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/16/blogpreneur-spesies-baru-pengusaha-masa-depan-5100/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 14:07:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nalarhati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[blogpreneur]]></category>
		<category><![CDATA[e-gold]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[kumpulblogger.com]]></category>
		<category><![CDATA[paypal]]></category>
		<category><![CDATA[yahoo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/16/blogpreneur-spesies-baru-pengusaha-masa-depan-5100/</guid>
		<description><![CDATA[Krisis biasanya akan melahirkan pemimpin dan tokoh baru, yang keluar dari celah-celah retakan krisis dan menyembur tinggi menjadi jalan bagi yang terhimpit kesulitan karena krisis. Umumnya mereka adalah orrang biasa, bukan dari darah biru, bukan trah pedagang, dan mungkin mereka kemarin baru saja berbincang-bincang dengan kita. Bahkan mungkin mereka punya blog yang tidak pernah kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=52&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a title="blogpreneur" href="http://ariyulianto.blogdetik.com/files/2008/12/270011589372578.jpg"><img src="http://ariyulianto.blogdetik.com/files/2008/12/270011589372578.jpg" alt="blogpreneur" width="367" height="165" /></a></p>
<p align="justify">Krisis biasanya akan melahirkan pemimpin dan tokoh baru, yang keluar dari celah-celah retakan krisis dan menyembur tinggi menjadi jalan bagi yang terhimpit kesulitan karena krisis. Umumnya mereka adalah orrang biasa, bukan dari darah biru, bukan trah pedagang, dan mungkin mereka kemarin baru saja berbincang-bincang dengan kita. Bahkan mungkin mereka punya blog yang tidak pernah kita lihat, karena tulisannya tidak menarik pikiran kita karena idenya terasa  aneh buat orang kebanyakan.</p>
<p align="justify">Mereka adalah orang kreatif yang menatap semua keadaan adalah berkah dari Yang Maha Kuasa, pikirannya lincah, selincah air yang terhadang bebatuan dan mencari celah dari bebatuan sehingga timbul menjadi mata air, dan dengannya bumi bersuka cita.</p>
<p align="justify">Dari golongan manakah mereka?, dugaan saya dia akan hadir dari para blogger!, bukan karena saya blogger juga sehingga bicara seperti ini, sama sekali tidak. Setiap tokoh atau pemimpin umumnya akan muncul dengan pertanda serta bantuan alam semesta. Alam semesta? Bagaimana mungkin?, Ya mungkin saja. Perahu Nabi Nuh tidak akan berfungsi jika tidak ada hujan dan banjir yang besar, Tongkat Nabi Musa tidak akan membelah laut merah. Contoh yang  sempurna?,  ya harus seperti itu agar tidak ada keraguan, bahwa keberadaan mereka juga dibantu oleh alam semesta.</p>
<p align="justify">Kenapa blogger?, blogger  adalah manusia yang sudah siap menghadapi dunia baru, dunia era informasi, salah satu keberhasilan Obama adalah memanfaatkan era informasi. Jalan untuk itu telah dimulai dengan keberhasilan, kita tinggal  mengikutinya. Mudah kan, ingat pepatah “lancar kaji karena diulang, pasat jalan karena ditempuh”</p>
<p align="justify">Maka, berangkat dari blog sebagai social network, perlahan akan berkembang menjadi bisnis network, contohnya mudah,  para blogger pasti telah mengenal kumpulblogger.com.  lewat situs itu, banyak bloggerian yang mencoba menggapai harapan untuk memperoleh pendapatan dari dunia internet, dan sudah pasti anda mengenal paypal, e-gold dan lainnya. Dan para pemilik blog yang berkembang menjadi pengusaha, akan dikenal dengan nama blogpreneur.</p>
<p align="justify">Dunia maya menjanjikan banyak hal, ingat cerita sukses google, Cuma dibangun dalam tempo 8 tahun, awalnya tidak dipandang sebelah mata karena waktu itu sudah ada situs search engine yang terkenal seperti Yahoo.com. Hanya butuh sewindu Google  duduk setara dengan Yahoo. Inti dari dunia maya adalah kreatifitas. Yang kreatiflah yang akan  memperoleh kemulyaan di era informasi, dan ingat blogger juga berada pada urutan terdepan dalam era informasi.</p>
<p align="justify">Selamat datang di dunia baru, selamat datang calon Blogpreneur, kreatiflah, dan bersahajalah, sebab kalau anda lihat pemilik microsoft atau pemilik google dan semua kerajaan bisnis dari dunia informasi berpenampilan sederhana namun merekalah orang terkaya di dunia, kita akan seperti itu, dengan menempuh jalan  raya informasi, kita akan memetakan dunia baru dalam bisnis. Bisnis di dalam dunia informasi.</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nalarhati.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nalarhati.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nalarhati.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nalarhati.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nalarhati.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nalarhati.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nalarhati.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nalarhati.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nalarhati.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nalarhati.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nalarhati.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nalarhati.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nalarhati.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nalarhati.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=52&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/16/blogpreneur-spesies-baru-pengusaha-masa-depan-5100/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">nalarhati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ariyulianto.blogdetik.com/files/2008/12/270011589372578.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">blogpreneur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>economic hit man (EHM) dalam Ekonomi Kapitalis 3/100</title>
		<link>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/12/economic-hit-man-ehm-dalam-ekonomi-kapitalis-3100/</link>
		<comments>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/12/economic-hit-man-ehm-dalam-ekonomi-kapitalis-3100/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 09:56:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nalarhati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[corporatocracy]]></category>
		<category><![CDATA[economic hit man]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[kapitalis]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nalarhati.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[economic hit man (EHM) sengaja saya kutip dari sebuah situs yang mengulas sebuah buku  berjudul Confessions of An Economic Hit Man, Penulis : John Perkins, Penerbit : Abdi Tandur, Jakarta, Halaman : 278, untuk memberi gambaran yang jelas tentang ekonomi kapitalisme mempunyai sisi gelap dan wajah mereka kini perlahan terkuak : Tugas utama Perkins sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=50&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                   &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                &lt;![endif]--> <!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Verdana; 	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1593833729 1073750107 16 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-no-proof:yes;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --> <!--[if gte mso 10]&gt;   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}  &lt;![endif]--></p>
<p><a title="SNIPER" href="http://ariyulianto.blogdetik.com/files/2008/12/sniper1.jpg"><img src="http://ariyulianto.blogdetik.com/files/2008/12/sniper1.jpg" alt="SNIPER" width="325" height="161" /></a></p>
<p><em>economic hit man</em> (EHM) sengaja saya kutip dari sebuah situs yang mengulas sebuah buku  berjudul <a href="http://www.ruangbaca.com/buku_bulan_ini/?action=b3Blbg==&amp;id=MjI=.&amp;when=MjAwNTExMTg="><strong>Confessions of An Economic Hit Man</strong>, <strong>Penulis : John Perkins,</strong> <strong>Penerbit : Abdi Tandur, Jakarta</strong>, <strong>Halaman : 278</strong></a>, untuk memberi gambaran yang jelas tentang ekonomi kapitalisme mempunyai sisi gelap dan wajah mereka kini perlahan terkuak :</p>
<p><em>Tugas utama Perkins sebagai economic hit man (EHM) adalah menerapkan kebijakan yang mempromosikan kepentingan corporatocracy (koalisi bisnis dan politik antara pemerintah, perbankan, dan korporasi) Amerika sambil menyatakan minat mereka untuk mengurangi derajat kemiskinan di negara dunia ketiga yang kaya akan sumber daya alamnya.</em></p>
<p><em>Perkins dan teman-temannya berperan sebagai agen spionase terselubung. Mereka membuat economics forecast untuk suatu negara klien corporatocracy (seperti telah dilakukan di Indonesia dalam proyek elektrifikasi Pulau Jawa sejak 1970-an) serta membantu penerapan skema ekonometrik yang akan mengucurkan dana jutaan dolar.</em></p>
<p><em>Perkins dalam bukunya ini memaparkan berbagai cara terselubung–ala kapitalis global yang rakus dan amoral–untuk mengendalikan sejumlah peristiwa dramatis dalam sejarah, seperti kejatuhan Shah Iran, kematian tragis Presiden Panama, Omar Torrijos, dan invasi militer Amerika ke Panama dan Irak. Buku Confessions of an Economic Hit Man–yang diperingatkan banyak kalangan agar tidak ditulis–mengemukakan pemahaman tentang sistem yang memacu globalisasi dan memicu kemiskinan jutaan umat manusia di seluruh dunia.</em></p>
<p><em>Para agen economic hit man adalah segelintir profesional berpenghasilan sangat tinggi yang mengecoh pemerintahan suatu negeri triliunan dolar. Mereka menyalurkan dana dari Bank Dunia, Asian Development Bank (ADB), dan organisasi bantuan lainnya menjadi dana korporasi raksasa.</em></p>
<p><em>Sarana mereka meliputi antara lain rekayasa laporan keuangan yang menyesatkan, praktek penyuapan, pemerasan, agen penggermoan (wanita dan seks), serta pembunuhan terencana yang keji. Para EHM seperti Perkins memainkan peranan yang telah menentukan dimensi baru dan mengerikan selama era globalisasi.</em></p>
<p><em>Para agen EHM ini bekerja berdasarkan pesan sponsor dari negara adikuasa yang berniat mewujudkan sebuah imperium global untuk melakukan penyesatan skema ekonometrik agar hasil forecast-nya memenuhi syarat untuk memperoleh dana bantuan yang lebih menyerupai utang yang menjerat dan mencekik negara penerima. Dana pinjaman yang begitu besar jumlahnya itu dikucurkan oleh negara kreditor–melalui agen EHM–dengan tujuan utama sebagai alat untuk mencengkeram negara bersangkutan.<br />
Akhirnya, negara penerima utang itu menjadi target yang lunak ketika negara kreditor membutuhkan apa yang dikehendakinya, seperti pangkalan militer, suara di PBB, serta akses yang mudah untuk mengeksplorasi sumber daya alam (minyak bumi, gas, dan emas) yang dimiliki negara penerima utang.</em></p>
<p>Pesan yang ingin disampaikan dalam memulai ekonomi berbasis komunitas adalah</p>
<p>Jangan pernah berutang, sebab selamanya para penghutang akan menundukkan kepala hingga badannya jika bertemu dengan pemberi hutang.</p>
<p>Pemberi hutangpun cukup licik dengan memberikan uang yang sebenarnya berasal dari penghutang, situasi yang chaos, dan itu dimulai dengan kebodohan penghutang. Maka untuk bisa berdaulat butuh kecerdasan, dan jalan utamanya adalah pendidikan, formal maupun non formal.</p>
<p>Komunitas adalah jaring pengaman sosial, dalam ekonomi yang redup, semua orang akan kembali ke keluarganya, ke komunitasnya, mungkin ini pilihan terakhir, namun patut disadari bahwa ekonomi berbasis komunitas memiliki kekuatan yang besar, karena pada akhirnya kita tidak bisa mengandalkan pemerintah maupun perusahaan.</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nalarhati.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nalarhati.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nalarhati.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nalarhati.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nalarhati.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nalarhati.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nalarhati.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nalarhati.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nalarhati.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nalarhati.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nalarhati.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nalarhati.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nalarhati.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nalarhati.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=50&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/12/economic-hit-man-ehm-dalam-ekonomi-kapitalis-3100/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">nalarhati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ariyulianto.blogdetik.com/files/2008/12/sniper1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">SNIPER</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perubahan dalam ekonomi berbasis komunitas 2/100</title>
		<link>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/11/perubahan-dalam-ekonomi-berbasis-komunitas-2100/</link>
		<comments>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/11/perubahan-dalam-ekonomi-berbasis-komunitas-2100/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 06:41:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nalarhati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nalarhati.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda berkesempatan untuk menunjungi tempat dimana suku terasing berada, apa komentar anda, atau apa bayangan anda jika berada di sana, mungkin mayoritas akan menjawab sama, tempat yang memberi kesan damai, tak ada hiruk pikuk, saling senyum. Tempat yang idealkan untuk kehidupan kita. Namun nanti dulu, kalau benar-benar anda diijinkan untuk tinggal di sana, maukah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=47&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-48" title="majapahit-map" src="http://nalarhati.files.wordpress.com/2008/12/majapahit-map.jpg?w=450" alt="majapahit-map"   /></p>
<p style="text-align:justify;">Jika anda berkesempatan untuk menunjungi tempat dimana suku terasing berada, apa komentar anda, atau apa bayangan anda jika berada di sana, mungkin mayoritas akan menjawab sama, tempat yang memberi kesan damai, tak ada hiruk pikuk, saling senyum. Tempat yang idealkan untuk kehidupan kita. Namun nanti dulu, kalau benar-benar anda diijinkan untuk tinggal di sana, maukah anda? Mikir-mikir dulu deh, tempat dimana kita hidup saat ini, walaupun menimbulkan kebisingan, kesemerawutan,  teriakan-teriakan, adalah tempat yang nyaman juga untuk ditinggali. Semua terserah kepada kita pilihan apa yang kita pilih akan beresiko yang sama.<br />
Dalam sejarah peradaban manusia, perpindahan manusia menyebabkan pembentukan kebudayaan baru. Trowulan dipercaya dulunya adalah ibukota kerajaan majapahit, namun saat ini trowulan adalah sebuah desa di Kab. Mojokerto, Jawa Timur, dan sisa sisa kejayaannya lebih banyak yang terpendam di tanah, begitu pula dengan banyak situs peninggalan sejarah lainnya. Dulu tak pernah terpikir oleh penduduk di sana bahwa sebuah ibukota kerajaan yang lebih besar dari negara Indonesia bahkan dalam peta, kerajaan itu sebesar gabungan negara asia tenggara, kini nyaris tak bersisa.<br />
Pertanyaannya tetap sama, soal perpindahan, kemana rakyat Trowulan  dari sebuah kota metropolis abad 14 menjadi desa kecil abad 21. Hakekat perubahan mengemuka, bahwa manusia berupaya untuk mempertahankan kehidupannya, jika di tempat itu tidak bisa memberi kesempatan hidup yang layak, maka berpindah merupakan pilihan yang harus diambil.<br />
Menyikapi keadaan kini, dimana kini dunia tidak lagi memberi kesan nyaman bagi penduduknya, maka perpindahan adalah suatu alternatif yang harus dipikirkan. Namun mau pindah kemana, dunia  sama seperti dulu. Tidak memuai dan melebar. Bukan fisik yang harus berpindah, namun pemikiran. Perubahan pemikiran akan mengubah perpindahan tatanan dunia, dulu kita beranjak dari masyarakat agraris dengan sistem kerajaan, pindah ke masyarakat industri dengan banyak memilih sistem negara, kerajaan banyak yang tumbang, kalaupun ada, raja diposisikan sebagai simbol, pemerintahan tetap ada di tangan rakyat. Kini kita berada pada era masyarakat informasi, negara diposisikan sebagai adminstratur, penjaga sistem dan moral serta keamanan, selebihnya, masyarakat bebas bergerak kemana saja, Uni  Eropa contohnya, mata uang sama euro yang dimulai tanggal 1/1/2002, kerjasama militer bersama, namun negara tetap menjadi entitas yang berbeda. Hal itu dimungkinkan dengan dimulainya pemikiran penyatuan eropa.<br />
Lalu apa hubungan semua ini?, Yang harus ditimbang kembali adalah pemikiran konsep ekonomi yang berbasis kapitalis, sekarang tidak sesuai lagi dengan jaman. Adalah betul bahwa perusahaan dibentuk oleh seseorang dengan uangnya sehingga dia diposisikan sebagai pemilik saham, dengan jabatan komisaris serta bebas mengatur perusahaan berdasarkan keinginannya. Namun kejadian itu adalah suatu fakta, fakta lainnya adalah bahwa jika perusahaan itu menjadi besar, pastilah karena kerja sama antar pekerjanya, baik yang duduk sebagai atasan yang paling atas beserta bawahan yang paling bawah, semuanya berperan serta dalam membesarkan usaha. Dalam ekonomi kapitalisme, pemilikan tetap tidak akan berubah hingga usaha bangkrut atau dijual ke pihak lain, dan yang sngsara karena ini adalah tidak Cuma pemilik, pekerjapun bisa sengsara karenanya. Memang ada gaji , bonus serta pemberian lainnya, namun berapa besar yang diberikan, apakah sesuai dengan yang diperoleh oleh pemilik modal? Jika perbedaannya tidak banyak sih tidak masalah, namun jika terjadi kesenjangan antara gaji bawahan paling bawah dengan atasan paling atas, kecemburuan sosial bisa saja terjadi, lihat saja demo yg marak, coba cek, berapa gaji buruhnya, berapa gaji atasannya dan berapa keuntungan yang diperoleh oleh pemilik perusahaan?.<br />
Di depan nanti, selayaknya perusahaan adalah bentuk lain dari satu komunitas yang egaliter, tinggi rendahnya pendapatan tidak terlalu menyimpang, semua anggotanya dapat menghitung sendiri pendapatan yang akan diterima jika perusahaan menghasilkan laba yang besar, begitu juga bila apabila rugi, mereka harus siap dengan turunnya pendapatan, jika didasarkan atas keterbukaan dan transparansi gesekan bisa diperkecil.<br />
Akuntansi juga telah siap untuk mencatat hal ini, bagi sarjana akuntansi dan mahasiswa akuntansi pasti mengenal akuntansi sumber daya manusia, termasuk cara perhitungannya, memang, hal tersebut diajarkan dalam mata kuliah teori akuntansi, namun saat ini kelayakan operasionalnya bisa dilakukan, dan halangannya di dunia akuntansi adalah prinsip akuntansi yang berterima umum, jika masyarakat berubah, ya prinsipnya berubah, dulu prinsip itu dibuat dalam era ekonomi kapitalis. Dan jauh kebelakang,, akuntansipun  juga mengalami perubahan, dari Cuma bagian dari ilmu matematika, digunakan oleh pedagang dari itali dalam pencatatan bisnisnya, Maka dapat dimungkinkan perubahan pada prinsip akuntansi yang berlaku umum. Jika ada tantangan dari yang pro status quo, yang anti perubahan, jalan tengahnya adalah pencatatan dan pelaporan bisa mengunakan metode lama, namun perusahaan juga mengunakan catatan akuntansi sumber daya manusia sebagai penentuan pendapatan bagi seluruh karyawannya, dan bisa dipantau oleh seluruh karyawan. Siapkah anda dengan perubahan?<br />
Dalam ekonomi berbasis komunitas membutuhkan perubahan dan pengorbanan siapa yang memulai akan menjadi pionir dan akan menjadi yang terdepan di era mendatang, kalaupun toh anda dikucilkan oleh kaum  pro status quo anda akan jadi martir pendahulu, yakinlah bahwa di depan nanti, jika meminjam istilah Hermawan Kartajaya dalam New wave marketing  yaitu “Humanizing human being” yang membuat manusia menjadi utuh dan seimbang.</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nalarhati.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nalarhati.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nalarhati.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nalarhati.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nalarhati.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nalarhati.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nalarhati.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nalarhati.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nalarhati.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nalarhati.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nalarhati.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nalarhati.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nalarhati.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nalarhati.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=47&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/11/perubahan-dalam-ekonomi-berbasis-komunitas-2100/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">nalarhati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nalarhati.files.wordpress.com/2008/12/majapahit-map.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">majapahit-map</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ekonomi berbasis komunitas, alternatif keluar dari krisis global</title>
		<link>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/10/ekonomi-berbasis-komunitas-alternatif-keluar-dari-krisis-global/</link>
		<comments>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/10/ekonomi-berbasis-komunitas-alternatif-keluar-dari-krisis-global/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 04:13:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nalarhati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[e-gold]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi. komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[fortune 500]]></category>
		<category><![CDATA[grameen bank]]></category>
		<category><![CDATA[grameen fondation]]></category>
		<category><![CDATA[hermawan kartajaya]]></category>
		<category><![CDATA[kapitalisme]]></category>
		<category><![CDATA[krisis global]]></category>
		<category><![CDATA[mahatma gandhi]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad yunus]]></category>
		<category><![CDATA[new wave marketing]]></category>
		<category><![CDATA[paypal]]></category>
		<category><![CDATA[satyagraha]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisme]]></category>
		<category><![CDATA[tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nalarhati.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[ariyulianto<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=44&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a title="komunitas" href="http://ariyulianto.blogdetik.com/files/2008/12/header-right-1.jpg"><img src="http://ariyulianto.blogdetik.com/files/2008/12/header-right-1.jpg" alt="komunitas" width="414" height="108" /></a></p>
<p align="justify">Semenjak dimulainya era industri, dunia mulai mengenal dan mempraktekkan sistem ekonomi, dimana pada waktu itu yang unggul adalah ekonomi sosialis dan ekonomi kapitalis. Pada masanya, sistem perekonomian itu mampu membawa umat manusia untuk memenuhi apa yang dibutuhkan, namun berjalannya waktu, perlahan sistem perekonomian tersebut mulai memudar manfaat serta pamornya. Sistem ekonomi sosialis pudar ketika Uni Sovyet bubar, kini ekonomi kapitalis pun terkena krisis, banyak negara terkena imbasnya.</p>
<p align="justify">Salah satu penyebab kenapa kedua sistem itu memudar adalah karena dalam sistem itu, unsur manusia dipinggirkan, segalanya dibuatkan otomatisasinya, dibuatkan sistemnya hingga manusia tidak lebih dari sebuah teks atau angka. Coba anda ke bank, anda pasti ditanya nomer rekening, bayar telepon pun begitu.</p>
<p align="justify">Pendekatan ke arah Ekonomi berbasis kerakyatan adalah dengan mengedepankan manusia, dan hasil karya pemikiran manusia di bidang ekonomi, serta teknologi, mensupport kegiatan manusia itu dan dilakukan demi memenuhi kebutuhan komunitas. Komunitas diartikan secara luas, baik komunitas tradisional maupun komunitas modern. Bloggerpun dapat disebut sebagai komunitas.</p>
<p align="justify">Kenapa harus komunitas?, simpelnya adalah bahwa komunitaslah yang mengerti dan memahami kebutuhannya. hal yang dulu dan sekarang fungsi itu diwakili oleh pemerintah dan perusahaan. Lewat Undang-undang memang kewajiban pemerintah melindungi rakyatnya, dan lewat visi dan misinya perusahaan dibuat untuk berkontribusi kepada masyarakat serta mendapatkan profit. Namun dalam pelaksanaannya, terjadi hal yang membuat rakyat kurang terurus kesejahteraannya, karena kebutuhan rakyat hanya ditentukan berdasarkan tafsiran perusahaan dan pemerintah. Perusahaan membuat program CSR, namun pada prakteknya bersifat top down, artinya komunitas penerima bantuan harus sesuai dengan idealisme perusahaan. Pemerintahpun begitu, program yang dibuat kadang tidak sesuai  dengan kebutuhan komunitas setempat. Bahkan kadang terjadi kedua entitas tersebut “bekerjasama” untuk kepentingan masing-masing pihak dimana hasilnya tidak dirasakan oleh masyarakat baik secara legal atau “dilegalkan”.</p>
<p align="justify">Kajian ini tidak dimaksudkan untuk menghapus perusahaan dan pemerintah, bahkan tujuan utama dari ekonomi berbasis komunitas diharapkan sebagai jalan tengah dimana masing-masing pihak saling memberi manfaat antar sesama. disisi komunitas, kebutuhan perekonomiannya terpenuhi sehingga bisa memenuhi kebutuhan dasar, perusahaan dapat menjual produknya dengan low cost high impact dan pemerintah dapat berjalan sebagaimana diamanatkan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Undang-Undang_Dasar_Republik_Indonesia_1945">UUD 45</a>. kesenjangan berkurang dan kontribusi masyarakat terhadap pendapatan negarapun meningkat.</p>
<p align="justify">Dalam dunia blog, postingan bisa dianalogikan sebagai manusia, dan tag dianalogikan sebagai komunitas, satu manusia bisa punya banyak komunitas, sebab realitasnya memang begitu, jika saya bertanya siapa anda?, maka saya akan memperoleh banyak jawaban, mulai dari nama, jenis kelamin, status, alamat, asal usul dll, dan begitulah komunitas, dapat tercipta dari satu sisi manusia , dan dengan inilah satu komunitas bisa saling terhubung, mirip seperti <a href="http://www.facebook.com/">facebook.com</a>, anda bisa menambahkan teman karena bermacam alasan, satu alasan cukup untuk menjadi bagian komunitas dalam facebook.</p>
<p align="justify">Komunitas yang kuat, perusahaan yang efisien, pemerintahan yang tangguh adalah harapan untukk menghadapi, kegelapan di masa depan.</p>
<p align="justify">Pendekatan ke arah ekonomi berbasis komunitas bukanlah hal baru, hal ini sudah diintrodusir oleh para pemikir seperti <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mahatma_Gandhi">Mahatma Gandhi</a>, dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Satyagraha">Satyagraha</a>, <a href="http://muhammadyunus.org/">Muhammad Yunus</a> dengan <a href="http://www.grameen-info.org/">grammenbank</a> dan <a href="http://www.grameenfoundation.org/">Grammen Fondation</a>, di Indonesia pakar marketing <a href="http://www.hermawankartajaya.com/">Hermawan kartajaya</a> dengan <a href="http://www.kompas.com/bisniskeuangan/newwavemarketing">new wave marketing</a> di <a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/09/07281785/new.wave.marketing.humanizing.human.being">kolom kompas</a> nya juga membahas hal tersebut secara tidak langsung. Bahkan sebenarnya para pendiri bangsa Indonesia sudah memasukkannya ke dalam UUD 45, hanya jalan kehidupan negara lah yang tidak menjalankannya, satu masa kekiri, satu masa ke kanan, sekarang apa ada alasan untuk tidak menjalankan amanah yang dimuat dalam UUD 45, untuk lebih jelasnya bisa dibaca <a href="http://www.indonesia.go.id/id/files/UUD45/satunaskah.pdf">di sini</a> terutama mulai pasal 28 hingga 34.</p>
<p align="justify">Kalau anda ditanya nomor telepon, ada yang sebagian ingat ada yang tidak, coba tanya alamat emailnya, dugaan saya pasti lebih banyak yang ingat, teknologi internet memungkinkan untuk digunakan dalam pengembangan ekonomi berbasis komunitas ini, sebab semua komunitas yang ada baik yang tradisional dan moderen dapat berjalan bersama sama, sebab dalam internet semuanya egaliter, tak perduli siapa anda, anda akan dapat diakses, kita dapat mengirim email ke presiden, atau ke tetangga kita dengan cara yang sama. Dan kecepatan internet sekarang ini sudah lebih baik, pedesaanpun sekarang bisa ditembus. Penetrasi internet cukup membantu siapa saja yang membutuhkannya.</p>
<p align="justify">Dalam hal sistem pembayaranpun, internet mengenalkan tata cara pembayaran baru, suatu alternatif pembayaran selain mata uang  yang ada, seperti pengunaan <a href="http://www.paypal.com/">paypal</a>, <a href="http://www.e-gold.com/">egold</a> dll, mungkin di indonesia nanti, juga akan terbentuk semacam paypal lokal, beberapa penggagas telah memulainya. Tinggal membuat aturan yang berterima umum dan kemudahan akses disertai keterbukaan informasi serta kejujuran.</p>
<p align="justify">Ini adalah pemikiran awal, bukan bentuk praktis. Kedepan nanti perlu pengujian serta penajaman untuk memperjelas visi ekonomi berbasis komunitas, akan banyak kertas kerja, waktu pemikiran serta kegiatan operasional demi mewujudkannya.<br />
Dalam sejarah peradaban dunia, kita hanya mengenal manusia dan namanya, itu yang akan lama dikenang, sebab, jika anda pernah membuka majalah fortune yang memperingkat perusahaan didunia dengan nama fortune 500 pada tahun <a href="http://money.cnn.com/magazines/fortune/fortune500_archive/full/1955/index.html">1955</a>, di tahun <a href="http://money.cnn.com/magazines/fortune/fortune500/2007/full_list/index.html">2007</a> ini anda pasti hanya mengenal tidak lebih dari 10%nya saja, yang lainnya hilang ditelan jaman. Tapi kalau ditanya siap penemu lampu pijar, pasti anda akan ingat nama Thomas A. Edison.</p>
<p align="justify">Dunia ini berkembang karena pemikiran manusia, dan manusialah aktor utamanya, sistem, prosedur, teknologi hanya pendukung, manusia harus ada di depan dan selalu terdepan, begitupun dalan perekonomian, manusia harus didahulukan, bukan yang lainnya.</p>
<p align="justify">by:<a href="http://ariyulianto.blogdetik.com/2008/12/10/ekonomi-berbasis-komunitas-alternatif-keluar-dari-krisis-global/"> ariyulianto</a></p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nalarhati.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nalarhati.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nalarhati.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nalarhati.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nalarhati.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nalarhati.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nalarhati.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nalarhati.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nalarhati.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nalarhati.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nalarhati.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nalarhati.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nalarhati.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nalarhati.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=44&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/10/ekonomi-berbasis-komunitas-alternatif-keluar-dari-krisis-global/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">nalarhati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ariyulianto.blogdetik.com/files/2008/12/header-right-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">komunitas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahkan setanpun bertanya</title>
		<link>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/09/37/</link>
		<comments>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/09/37/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 00:01:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nalarhati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[bank of zurich]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kadir]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Daud]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Muhammad SAW]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Sulaiman]]></category>
		<category><![CDATA[ojek]]></category>
		<category><![CDATA[ornias]]></category>
		<category><![CDATA[setan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nalarhati.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Bagi orang yang mengenalnya, Kadir  Cuma seorang tukang ojek, tidak lebih, rumahnya berada pada sebuah gang, tidak ada yang istimewa darinya. Yah,  dimata manusia umum Kadir adalah orang biasa, tukang ojek biasa, namun dimata ornias, setan yang mengampu amanah dari raja jin dan juga raja setan Baalzeboul dia bukan orang sesederhana itu. Mata setannya telah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=37&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone" title="bank zurich" src="http://www.swiss-banking-antiques.com/images/swiss-federal-bank-zurich-600.jpg" alt="" width="354" height="236" /></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Bagi orang yang mengenalnya, Kadir  Cuma seorang tukang ojek, tidak lebih, rumahnya berada pada sebuah gang, tidak ada yang istimewa darinya. Yah,  dimata manusia umum Kadir adalah orang biasa, tukang ojek biasa, namun dimata ornias, setan yang mengampu amanah dari raja jin dan juga raja setan Baalzeboul dia bukan orang sesederhana itu.<br />
Mata setannya telah terlatih melihat mana orang yang beriman dan mana yang tidak, mana orang yang membuat kerusakan di muka bumi dan mana orang yang membuat jalan bagi kemulyaan manusia, dan melihat sosok Kadir, tubuhnya bergetar, hawa keimanan membuatnya seperti dihembus angin kencang, untuk mendekatinya saja hanya bisa dilakukan ketika ia tertidur, saat ruh Kadir disimpan sementara oleh Tuhan, namun apabila ia telah bangun, seluruh ruhnya kembali dan memaksa ornias untuk mengeluarkan jurus menghalau terpaan keimanan bangsa manusia.<br />
Para intel setan segera diundang oleh ornias. Dalam rapat itu dibentuk tim untuk mencari tahu lebih lanjut siapa sebenarnya kadir ini, dan bagaimana dia bisa menjadi manusia seperti itu.<br />
Bangsa setan telah terlatih ribuan tahun dalam melakukan operasi intelijen, didukung usia mereka yang lebih panjang dari bangsa manusia dan organisasi yang tertib, tidak sulit untuk mengetahui asal usul Kadir. Lahir sebagai manusia empat puluh tahun lalu di Jakarta, anak seorang Jendral dan berpendidikan S3 dari universitas terkenal di Amerika.<br />
Data yang amat berbeda dari penampilan keseharian Kadir yang Cuma tukang ojek. Naluri ornias mulai mencium bahaya, orang besar memang lahir dari keserhanaan, dulu para Manusia Mulia seperti itu, Cuma Nabi Daud dan Nabi Sulaiman saja pengecualian, bahkan seorang Nabi penutup Para Nabi, Nabi Muhammad SAW tidak mewariskan harta yang berharga, walau dalam sejarah, banyak pampasan perang diperoleh, namun semuanya disedekahkan kepada yang membutuhkan hingga tidak tersisa. Manusia seperti Kadir memang ditakdirkan menjadi musuh yang tangguh bagi bangsa setan. Para intel setan kemudian  diperintahkan oleh ornias untuk mendalami siapa sesungguhnya Kadir , kalau perlu aduk-aduk semua informasi yang ada di dunia untuk mendapat jawaban yang berarti.<br />
Data yang sangat mencengangkan muncul, Kadir pemilik  rekening di Swiss, negara yang amat terkenal reputasinya akan kerahasiaan nasabahnya, dan dana tersebut terpencar menjadi beberapa bagian, salah satunya dalam bentuk dana perwalian di Helvetia Bank of Zurich. Dana yang besar ada disana dan bisa dipindah tangankan Cuma dengan telefon kepada orang yang ditunjuk pengelola dana perwalian.<br />
Pemilik perusahaan investasi di Rhode Island, yang usahanya banyak berinvestasi di Indonesia, dan laporan-laporan lain yang membuat ornias  mengernyitkan dahi, manusia itu terlalu sempurna sebagai lawannya. Tukang ojek yang sebenarnya mampu untuk membeli pabrik mobil.<br />
Bagi, ornias masih ada yang kurang dari laporan para intelnya, bagaimana Kadir dapat memiliki harta begitu banyak dalam masa kehidupannya yang masih tergolong belum terlalu tua. Ornias berpendapat bahwa Kadir tidak berdiri sendiri, apakah ia memperoleh bantuan dari seseorang, kalau ya, siapa orang itu?, pertanyaan yang  memusingkan yang ia harus cari tahu jawabannya.</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nalarhati.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nalarhati.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nalarhati.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nalarhati.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nalarhati.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nalarhati.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nalarhati.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nalarhati.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nalarhati.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nalarhati.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nalarhati.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nalarhati.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nalarhati.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nalarhati.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=37&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/09/37/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">nalarhati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.swiss-banking-antiques.com/images/swiss-federal-bank-zurich-600.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bank zurich</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keresahan raja setan</title>
		<link>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/05/keresahan-raja-setan/</link>
		<comments>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/05/keresahan-raja-setan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 01:05:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nalarhati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[baazeboul]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[krisis ekonomi global]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[ornias]]></category>
		<category><![CDATA[raja setan]]></category>
		<category><![CDATA[rente]]></category>
		<category><![CDATA[syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nalarhati.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Namanya Baalzeboul ,sang Raja Jin, Raja Setan, sosoknya  amat tinggi, ia berjubah hitam, menutup leher hingga kakinya. Ia duduk di singgahsana dan bergaya seperti Firaun yang berkuasa. Ia mengenakan mahkota yang  tinggi, berhiaskan batu akik yang dipoles hingga berkilau, parasnya cemberut setajam dan sekeras potongan batu. Matanya menyala seperti gunung yang meletus. Takut?.  Jangan, itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=24&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="baalzeboul" src="http://images2.wikia.nocookie.net/forgottenrealms/images/thumb/c/cb/Mephistopheles_-_Eric_Deschamps.jpg/220px-Mephistopheles_-_Eric_Deschamps.jpg" alt="" width="111" height="148" />Namanya Baalzeboul ,sang Raja Jin, Raja Setan, sosoknya  amat tinggi, ia berjubah hitam, menutup leher hingga kakinya. Ia duduk di singgahsana dan bergaya seperti Firaun yang berkuasa. Ia mengenakan mahkota yang  tinggi, berhiaskan batu akik yang dipoles hingga berkilau, parasnya cemberut setajam dan sekeras potongan batu. Matanya menyala seperti gunung yang meletus.<br />
Takut?.  Jangan, itu hanya itu hanya ilusi, kepada siapa saja yang menemuinya, ia memilih wajah itu. Wajah asli sang raja jin itu sebenarnya biasa saja bahkan buruk, jika pernah menonton film Return of Jedi, lanjutan film lawas Star Wars, ia mirip dengan yoda, tua bungkuk rambut beruban hanya tiga helai, namun memiliki kesaktian, ya sang raja jin ini pun memiliki kesaktian yaitu mengubah wajah dan tubuhnya.<img class="alignright" title="yoda" src="http://yodafans.homestead.com/files/Customs/TD6YodaCustom.jpg" alt="" width="77" height="100" /><br />
Istana raja setan terletak di lautan, tidak pernah seorang manusiapun pernah melewatinya, dan  disana pesta pora itu masih dilaksanakan. Pesta atas kemenangan bangsa setan atas bangsa  manusia, krisis ekonomi itu mulai berdampak efek domino, dari Amerika Serikat menjalar ke  seluruh dunia tidak ada satu negarapun yang bisa terbebas darinya, tiap-tiap ada negara  bangsa  manusia yang kerepotan karena krisis, para bangsa setan berteriak histeris, melompat-lompat tak karuan,sambil minum arak yang memabukkan.<br />
Namun Baalzeboul tidak ikut larut dalam riuhnya pesta itu, ia memisahkan diri ke beranda, hatinya merasakan ada sesuatu yang besar yang akan terjadi, usianya sudah ribuan tahun, beberapa Manusia Mulia pernah hidup dalam masanya dan dia memilih untuk sembunyi, karena ia tahu, sia-sia dia melawan Orang-Orang Mulia itu, bahkan pada suatu masa ia sempat tertawan oleh Nabi Sulaiman, dipenjara di dalam sumur dan ditutup dengan segel Nabi Sulaiman, kecerobohan manusia bodohlah yang membuatnya terbebas dan bisa berkumpul dan menyatukan dengan bangsa setan.<br />
Tak sengaja ia menatap ke langit, lamat-lamat diperhatikannya bentuk bulan. Bulan baru, <a href="http://www.skymaps.com/events/20081201/index.html">bulan sabit</a> itu, <a href="http://nalarhati.files.wordpress.com/2008/12/captb71d3c12906740f28f26d3409096ae35philippines_moon_and_planets_xbm101.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-25" title="Philippines Moon And Planets" src="http://nalarhati.files.wordpress.com/2008/12/captb71d3c12906740f28f26d3409096ae35philippines_moon_and_planets_xbm101.jpg?w=450" alt="Philippines Moon And Planets"   /></a>mendadak tubuhnya terhuyung, kepalanya pening , seperti tak percaya dia memastikan lagi  apa yang ia lihat, konstelasi antara <a href="http://news.yahoo.com/nphotos/Most-Emailed-Photos/ss/1756;_ylt=Auc3zlRmACiruwzRan7OQUZM7dIF">bulan dan planet venus serta planet jupiter</a>,  membentuk  konfigurasi  seperti wajah yang tersenyum, ia tahu persis, dengan cara inilah  biasanya Tuhan menunjukkan ke-Esa-an-Nya, beberapa orang mulia umumnya hadir  diawali dengan suatu pertanda bintang, dan kali ini ia melihat gejala itu kembali, akankah  bangsa manusia berhasil mengatasi masalahnya dengan bantuan Tuhan, lantas siapa yang  akan diutusnya, periode kenabian telah usai, namun bukan berarti tidak akan ada lagi  manusia yang akan menjadi pemimpin melawan bangsa setan dengan pertolongan dari Tuhan.<br />
Wajah yang cemberut tersebut kini ternganga, dipanggilnya semua pengawal setianya, diajaknya terbang ke arah tempat yang lebih jelas, dimana letaknya akan ada manusia yang akan diberkahi oleh Tuhan kemampuan melawan bangsa setan, Ia tahu bahwa selamanya dia tak akan sanggup melawan ketentuan Tuhan namun sebagai raja setan, dia akan berusaha sekuat tenaga melemahkan perjuangannya, dengan harapan memperlama kemenangannya, dan hanya akan tersisa sedikit saja manusia yang akan menyaksikan kekalahan bangsa setan.<br />
Nalurinya mengarah ke arah Asia, Asia tenggara, Indonesia, kepalanya berdenyut, benarkah di sana nanti akan muncul seseorang yang akan mengalahkan bangsa setan, mengingat sepanjang sejarah, negara itu hanya bisa menang bila melawan saudaranya saja, jika bangsa asing yang masuk, maka bangsa itu dengan mudah diadu domba dan dikalahkan. Namun ia juga sadar dulu bangsa arab seperti itu sebelum kedatangan Nabi Muhammad SAW.<br />
Ia dan seluruh pengawal setianya berputar di wilayah Indonesia. Baalzeboul memerintahkan pengawalnya untuk memanggil agen bangsa setan yang bertugas di sana, namanya ornias, dan seingat dia, orniaslah yang menentang rencana untuk membuat kisruh perekonomian dunia, dan mengemukakan pendapat bahwa jika manusia makin miskin maka ia akan dekat dengan Tuhannya. Pendapat yang waktu itu dianggap salah namun kini disadari ada benarnya.<br />
Ornias datang menghadap, Baalzeboul tanpa basa-basi menanyakan kepadanya bagaimana pantauan ornias akan bangsa Indonesia, Ornias menjawab dengan laporan ringkas bahwa indonesiapun juga tengah dilanda krisis, namun dengan catatan yang unik, beberapa bank yang dulu dikuasai pemburu rente (bunga) dan dimiliki oleh golongan keturunan, kini dimiliki oleh kaum melayu tetapi tetap bukan bangsa Indonesia, dan perubahan tersebut juga mengarah pada perubahan dari perbankan yang berbasis rente atau bunga menjadi syariah, kehidupan beragama semakin harmonis dan memang, sebelum krisis terjadi gelombang pemikiran meninggalkan rente telah terjadi, namun masih lemah karena kekuatan lama masih banyak menjadi pemain walau tidak sekuat dulu, dan berbagai laporanpun mengalir dari mulut ornias dan didengarkan dengan baik oleh baalzeboul.<br />
“Ornias, camkan baik-baik, ini titahku dan  jangan engkau berani melanggar. Titahku adalah, perhatikanlah semua penduduk di negara itu, nanti, akan ada seseorang yang akan mendapat berkah dari Tuhan, dan akan mampu memimpin negaranya bahkan dunia untuk melawan bangsa setan, cari orang itu, musnahkan, jangan sampai ia menjadi pemimpin, cegah dan tutup semua jalan untuk itu, kau kuberi panjiku, kau dapat mengorganisir semua bangsa setan diwilayahmu, agar kau bisa menemukan dan memusnahkan orang itu, dan terakhir, jangan menemuiku jika kau gagal, aku yang akan menemuimu untuk memusnahkanmu, paham?”. Ornias mengangguk perlahan, Baalzeboul mengeluarkan permata diatas mahkotanya dan diberikan kepada Ornias, dengan permata itu, siapa saja dari bangsa setan yang melihat harus mendengarkan perkataan pembawa permata tersebut, seolah-olah Baalzeboullah yang berbicara.<br />
Baalzeboul kembali ke istananya, pesta pora masih berlangsung, namun kegelisahaanya juga tak reda sebab dia yakin, jika waktunya nanti datang, ia akan dikalahkan, dan menjadi terhina.  Tak punya ia kekuasaan, hanya Tuhan yang memiliki kuasa itu, selama ini dia hanya berpura-pura berkuasa, padahal ia berkuasa tak lebih karena tipu daya.<br />
Ditatapnya lagi langit, ditatapnya konstelasi planet dan bulan, dan lirih dia berkata, kali ini kita akan kalah lagi dan akan terhinakan, matanya menatap nanar dan jauh, keputusan Tuhan tidak akan berubah, selamanya, manusia  lebih mulia daripada bangsa setan.</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nalarhati.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nalarhati.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nalarhati.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nalarhati.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nalarhati.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nalarhati.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nalarhati.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nalarhati.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nalarhati.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nalarhati.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nalarhati.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nalarhati.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nalarhati.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nalarhati.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=24&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/05/keresahan-raja-setan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">nalarhati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images2.wikia.nocookie.net/forgottenrealms/images/thumb/c/cb/Mephistopheles_-_Eric_Deschamps.jpg/220px-Mephistopheles_-_Eric_Deschamps.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">baalzeboul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://yodafans.homestead.com/files/Customs/TD6YodaCustom.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">yoda</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nalarhati.files.wordpress.com/2008/12/captb71d3c12906740f28f26d3409096ae35philippines_moon_and_planets_xbm101.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Philippines Moon And Planets</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pesta Pora Bangsa Setan Atas Krisis Ekonomi Global</title>
		<link>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/04/pesta-pora-bangsa-setan-atas-krisis-ekonomi-global/</link>
		<comments>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/04/pesta-pora-bangsa-setan-atas-krisis-ekonomi-global/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 02:28:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nalarhati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[afganistan]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[bangkrut]]></category>
		<category><![CDATA[brazil]]></category>
		<category><![CDATA[cina]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[finansial]]></category>
		<category><![CDATA[harta]]></category>
		<category><![CDATA[imf]]></category>
		<category><![CDATA[india]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[irak]]></category>
		<category><![CDATA[kapitalisme]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[krisis ekonomi global]]></category>
		<category><![CDATA[krismon]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[neraka]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pesta pora]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[provokasi]]></category>
		<category><![CDATA[reformasi]]></category>
		<category><![CDATA[revolusi industri]]></category>
		<category><![CDATA[rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[setan]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisme]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<category><![CDATA[suharto]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[utang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nalarhati.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Di istana raja setan, pesta pora tengah dirayakan, keberhasilan bangsa setan atas krisis ekonomi global yang  mereka ciptakan telah berhasil membuat banyak manusia sengsara di seluruh dunia, memang bagi bangsa setan hal tersebut  menjadi suatu keharusan untuk dirayakan mengingat bahwa tugas mereka adalah mengoda anak cucu Adam agar jauh dari Tuhannya, salah satu strategi utamanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=22&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone" title="halloween" src="http://www.celebrating-halloween.com/images/halloween.jpg" alt="" width="366" height="251" /></p>
<p style="text-align:justify;">Di istana raja setan, pesta pora tengah dirayakan, keberhasilan bangsa setan atas krisis ekonomi global yang  mereka ciptakan telah berhasil membuat banyak manusia sengsara di seluruh dunia, memang bagi bangsa setan hal tersebut  menjadi suatu keharusan untuk dirayakan mengingat bahwa tugas mereka adalah mengoda anak cucu Adam agar jauh dari Tuhannya, salah satu strategi utamanya adalah memiskinkan umat manusia, dulu mereka berhasil dengan peperangan, kelaparan dan kini dengan krisis ekonomi  global.</p>
<p style="text-align:justify;">Keberhasilan bangsa setan untuk membuat krisis ekonomi global bukanlah sesuatu yang  terjadi begitu saja, bangsa setan tau betul watak asli manusia, mudah berkeluh kesah, malas, mudah diprovokasi, cinta dunia dan egois, hal yang paling mudah bagi bangsa setan untuk mengelolanya, namun, manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang ditakdirkan lebih mulia dari bangsa setan, sehingga jika manusia itu telah memahami wajah dunia aslinya serta hakekat keberadaanya di muka bumi maka ia akan benar-benar  bisa terbebas dari tipu daya bangsa setan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dimulai sejak revolusi industri, dimana pengakuan atas hak asasi manusia mulai dipahami, mulailah runtuh kerajaan-kerajaan di dunia ini, berubah menjadi negara, dan tiap manusia dimungkinkan bisa memiliki harta serta memenuhi hasratnya untuk apa saja. Dari situ muncullah orang kaya yang bukan bangsawan atau raja, muncullah pemerintahan yang rakyat jelata bisa menjadi pemimpin, baik pemimpin negara, maupun pemimpin perusahaan, hal yang pada jaman kerajaan tidak dimungkinkaan, karena harta, tanah dan segala sesuatu dulu hanya boleh dimiliki raja dalam sistem kerajaan. Itulah tunggangan pertamanya dalam era industri, demokrasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagaimana hukum dunia yang segala sesuatu akan berkutub, maka pemerintahanpun ada sosialisme dan kapitalisme, dengan dimotori oleh Uni Sovyet  (Rusia) dan Amerika Serikat. Setan tahu kalau ada dua nilai maka tugasnya di muka bumi tidak akan efektif maka strateginya adalah meruntuhkan salah satu sistem, dipilihnya kapitalis dan dihancurkannya sosialisme dengan cara membuat rakyat di negara sosialisme resah,  serta dimasukkannya pikiran kenikmatan dunia bagi elit politik sosialisme, sehingga kenikmatan hanya bisa dimiliki oleh segelintir pemimpin elit partai, rakyat tetap kesusahan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sosialisme akhirnya runtuh, bisikan terakhir bangsa setan adalah ke dalam fikiran Gorbachev dengan semboyan “Prestroika”, setelah itu kutub dunia tinggal hanya kapitalisme. Bangsa Cina cukup cerdik, dengan sejarah panjangnya dari suatu kerajaan menjadi negara yang sosialis, Bangsa Cina merubah dirinya menjadi Negara sosialis dan berekonomikan kapitalis, sekarang ini kalau di negara Cina,sudah banyak konglomerat yang berasal dari rakyat jelata dulunya, hanya karena ketekunan dan kerja keras plus kecerdikan, mereka menjadi milyuner.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak hanya di Cina, hal serupa juga terjadi di India, Brazil, sosialisme yes, kapitalisme yes, jadilah mereka negara besar dari sisi ekonomi. Every body happy untuk sesaat?  Ya!.<br />
Strategi bangsa setan berjalan sesuai skedul, dan stratergi utamanya tetap menjadikan manusia sebagai pengikutnya di neraka kelak. Langkah berikutnya setelah kemenangan kapitalisme adalah meruntuhkan kapitalisme, fokus utamanya adalah memiskinkan umat manusia, dengan thesis jika umat manusia miskin, maka mereka akan menjadi khufur. Menjadi tidak percaya akan kekuasaan Tuhan, bahwa Tuhan menjamin rejeki tiap manusia, serta menyalahkan Tuhan atas kegala kemalangan yang menimpanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Program pemiskinan dimulai di asia dan berdampak besar, di Indonesia dikenal dengan nama krismon, rupiah terjun bebas, bank berguguran, PHK meningkat, barang-barang mahal dan chaos terjadi dimana-mana. Era Suharto tumbang, berganti dengan era reformasi.<br />
Di negara asia lainnya serta di negara Amerika latin, nasibnya setali tiga uang, sama saja. Namun perlahan, bangsa yang terkena krismon bangkit, semua utang kepada IMF dibayar.</p>
<p style="text-align:justify;">Setan gusar, memiskinkan negara berkembang dan negara miskin ternyata tidak akan berhasil kalau masih ada negara kaya yang bisa membeli barang dari negara miskin. Dimulailah strategi tambahan, dengan membuat negara kaya bangkrut. Lewat bisikan kepada GW Bush, presiden Amerika, secara sepihak negara sekutu menyerang Afganistan dan Irak dengan alasan yang dicari-cari. Perang butuh biaya,  karena sepihak maka yang membiayai ya negara sekutu, karena Amerika yang paling bernafsu, ya dialah yang harus kuat modalnya, hasilnya setelah menginvasi Afganistan dan Irak, negara Amerika defisit.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak hanya itu, di wallstreet, agen setan juga bekerja membisikkan kepada para pemain disana “Tamak itu bagus”, maka dibuatlah pruduk jasa keuangan sampah yang dikemas dengan cara bagus daan dijual di etalase bagus, seperti di Lehman Brothers. Hasilnya Lehman brothers, lembaga keuangan yang dibuat pada awal era industri menyatakan bangkrut. Kebangkrutannya diikuti lembaga keuangan besar lainnya.<br />
Sebuah ironi, negara yang punya banyak perguruan tinggi terkenal seluruh dunia, plus pengajar yang top disana, menyaksikan kebangkrutan negaranya, akal tak berdaya menghadapi bisikan setan ke kepala pemimpin negaranya dan pemegang kendali finansial dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan kini kesulitan ekonomi merambah dunia, manusia terhenyak, seperti mimpi melihat kerapuhan ekonomi kapital, ekonomi yang bertema kan “Biar tangan Tuhan Yang mengatur perekonomian” mulai dipertanyakan sebab “Tangan Tuhan yang asli” sesungguhnya lebih perkasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Setan bukan makhluk yang tidak mengenal Tuhan, jauh sebelum manusia diciptakan, dia adalah makhluk yang menyembah Tuhan, hanya kehadiran manusialah dia menjadi ingkar, dan kini setan dan manusia berada di tempat yang sama untuk suatu pertarungan abadi; kebaikan dan keburukan.<br />
Pesta pora bangsa setan masih berlanjut, krisis belum usai. Dan pemenang dari pertarungan abadi adalah …………..?</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nalarhati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nalarhati.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nalarhati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nalarhati.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nalarhati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nalarhati.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nalarhati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nalarhati.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nalarhati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nalarhati.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nalarhati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nalarhati.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nalarhati.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nalarhati.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=22&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/04/pesta-pora-bangsa-setan-atas-krisis-ekonomi-global/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">nalarhati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.celebrating-halloween.com/images/halloween.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">halloween</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kadir dan Setan</title>
		<link>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/03/kadir-dan-setan/</link>
		<comments>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/03/kadir-dan-setan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 04:10:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nalarhati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[gubuk]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[kadir]]></category>
		<category><![CDATA[krisis ekonomi global]]></category>
		<category><![CDATA[setan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nalarhati.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Kadir bukannya tidak punya rumah, namun rasa kantuk yang menyerang karena udara dingin sehabis hujan membuatnya mengantuk di pos ojek tempat dia senantiasa mangkal. Malu kalau tidur di pos ojek, Kadir pergi mencari tempat yang lain untuk bisa tidur sesaat.  Tidak jauh dari sana, Kadir menemukan tempat yang mirip pos ronda, dan disanalah dia merebahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=18&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_19" class="wp-caption alignnone" style="width: 368px"><a href="http://nalarhati.files.wordpress.com/2008/12/hdr-2.jpg"><img class="size-medium wp-image-19" title="hdr-2" src="http://nalarhati.files.wordpress.com/2008/12/hdr-2.jpg?w=358&#038;h=215" alt="gubug" width="358" height="215" /></a><p class="wp-caption-text">gubug</p></div>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Kadir bukannya tidak punya rumah, namun rasa kantuk yang menyerang karena udara dingin sehabis hujan membuatnya mengantuk di pos ojek tempat dia senantiasa mangkal. Malu kalau tidur di pos ojek, Kadir pergi mencari tempat yang lain untuk bisa tidur sesaat.  Tidak jauh dari sana, Kadir menemukan tempat yang mirip pos ronda, dan disanalah dia merebahkan badan.</p>
<p style="text-align:justify;">Entah berapa lama dia tertidur disana. Tiba-tiba, dia merasa ada seseorang yang membangunkannya.          Kadir  terlonjak bangun dan kaget melihat sosok yang membangunkannya. Namun, kekagetan itu hanya sesaat. Sambil mengambil posisi tidur, dia berkata “Udah deh Setan, kamu jangan ganggu saya lagi, sana ganggu orang lain yang masih takut melihat kamu.” “Tidakkah kau takut padaku Kadir?” “Tidak, aku lebih takut pada istriku manakala ia tahu aku pulang ngojek tapi tidak membawa uang sepeserpun,”  sahut Kadir sambil menguap dan siap mengambil posisi tidur kembali. “Eits, nanti dulu saya mau bertanya padamu, bangun, atau….”  “Atau apa? Sudah takdirku aku lebih mulia darimu. Tuhan kita yang menentukan. Tentu kamupun harus mematuhi keputusan Tuhan kita kan?” “Tapi Tuhan juga kan yang mengijinkan aku untuk menggoda umat manusia agar tersesat, makanya aku sedang menjalankan perintah Tuhan kita!”</p>
<p style="text-align:justify;">Kadir jadi merasa tidak mengantuk lagi, dia duduk memandang setan, “Carilah orang lain, jangan saya, masih banyak orang yang lebih cocok kau goda. Di gedung bertingkat itu, di rumah mewah itu, di tempat hura-hura itu, itulah tempat yang cocok untuk kau bertugas, bukan di pos ronda yang reyot ini dan pastinya bukan aku!”.  “Ditempat seperti itu, aku sudah tidak perlu lagi bekerja, mereka telah menyerupai aku.  Walau berwujud manusia, namun akal pikirannya mirip denganku.  Keserakahan telah membuat mereka menjadi seperti diriku. Tanpa susah payah, aku memiliki banyak pengikut. Kau lain, kau adalah orang yang paling enak untuk kugoda. Aku tahu, ibadahmu tak pernah putus, orang seperti kamulah yang akan membuatku menjadi terkenal diantara bangsa setan.  Jika saja aku bisa menggodamu.”</p>
<p style="text-align:justify;">“Enak saja. Kemiskinan telah membuatku tidak punya pilihan lain, selain mengisi waktuku dengan ibadah kepada Tuhanku. Kau juga salah, kemana kamu dulu ketika awal kemiskinan menerpaku. Sekarang, setelah aku memahami dengan baik keyakinanku, kau baru muncul. Percuma, kalaupun kau tawarkan aku kekayaan dan kemulian, aku tak akan tertarik. Aku lebih suka menjadi tukang ojek yang punya waktu untuk ibadah ketimbang jadi orang kaya yang sibuk menghitung harta hingga lupa untuk ibadah. Sudah pergi sana, biarkan aku tidur kembali, agar tubuhku segar dan aku siap untuk menjadi tukang ojek dan pulang membawa rejeki yang halal untuk istri dan anakku.”</p>
<p style="text-align:justify;">Setan pergi sambil bersumpah serapah. Kalau saja dulu raja setan mendengar pendapatku, bahwa memiskinkan manusia bisa membuatnya dekat dengan Tuhannya. Tentu tidak akan terjadi hal seperti ini. Sekarang program raja setan sukses, dunia dilanda krisis ekonomi global. Makin banyak manusia jatuh miskin, namun akan makin banyak lagi manusia seperti Kadir ini. Raja setan mungkin sedang pesta, namun dia tidak sadar bahwa tidak lama lagi, manusia akan bisa memahami keberadaanya dan rajin beribadah. Suatu pekerjaan yang sia-sia, karena keberadaan setan di muka bumi ini akan semakin sulit. Sial!</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nalarhati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nalarhati.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nalarhati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nalarhati.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nalarhati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nalarhati.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nalarhati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nalarhati.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nalarhati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nalarhati.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nalarhati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nalarhati.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nalarhati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nalarhati.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nalarhati.wordpress.com&amp;blog=5616882&amp;post=18&amp;subd=nalarhati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nalarhati.wordpress.com/2008/12/03/kadir-dan-setan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">nalarhati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nalarhati.files.wordpress.com/2008/12/hdr-2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">hdr-2</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
